by

Cara Tips Lolos Mengajukan KPR ke Bank

-Bisnis-160 views

Semua orang ingin bisa membeli atau membangun rumah sendiri. Tetapi, harga rumah tidak ada yang murah. Karena itulah, banyak yang mengambil KPR atau Kredit kepemilikan rumah untuk membelinya.

Apa itu KPR

KPR merupakan fasilitas peminjkaman untuk membeli rumah. Untuk kepemilikan apartemen, namanya KPA atau Kredit Kepemilikan Apartemen.

Karena pinjaman ini nilainya besar, maka akan perlu jaminan. Karena itulah, rumah yang dibeli dengan KPR ini juga merupakan jaminannya.

Nah, bagaimana tips atau cara untuk lolos mengajukan KPR di bank. Kami, mencatat ada 5 hal dasar supaya bank menyetujui kredit kepemilikan rumah Anda.

Mengambil KPR juga berarti masih membayar DP atau uang muka. Untuk DP, kita bayar sendiri. Nilai DP ini biasanya minimal 10% dari harga pembelian.

Untuk membayarnya, Anda masih perlu mencicil. Jangka waktunya hingga sesuai kesepakatan. Biasanya berkisar 5 tahun hingga 10 tahun. Tetapi, ada juga yang sampai 15 tahun.

Untuk suku bunga, ada suku bunga tetap Dan juga yang mengikuti suku bunga pasar atau floating.

Tentunya, ada juga yang menggunakan kombinasi. Ini yang paling banyak. Suku bunga tahun pertama atau kedua tetap. Selanjutnya mengikuti bunga pasar.

Anda, boleh bersiap bahwa cicilan akan naik setiap tahunnya.

Untuk rumah bersubsidi, ada syarat tambahan lain. Misalnya maksimal penghasilan dan persyaratan lainnya.

Untuk rumah baru dan rumah lama, mungkin bisa berbeda juga syaratnya.

Tips cara KPR disetujui Bank

Ada beberapa syarat minimum dan standar untuk dipenuhi. Persyaratan ini dibuat karena bagaimanapun juga, pihak bank tidak dirugikan. Intinya, memastikan Anda mampu membayar dengan lancar.

Biasanya, yang ditolak mengajukan KPR adalah mereka yang kurang mengetahui persyaratannya. Jadi, Anda bisa menyiapkan diri lebih baik.

  • Syarat Usia Mengajukan KPR

Untuk mengajukan KPR, usia antara 21 tahun sd 55 tahun. Semua ini berkaitan dengan kapan kira – kira seseorang masih dirasa mempu membayar cicilan KPR.

Untuk Anda, yang perlu dihitung adalah waktu tenornya. Jadi, ditambahkan dengan usia sekarang.

Misalnya, usia maksimum adalah 55 tahun. Maka, jika KPR diambil saat 45 tahun, hanya tersisa tenor 10 tahun. Jika mengambil tenor 15 tahun, bisa jadi akan ditolak.

  • Persyaratan Dokumen KPR

Persyaratan dokumen untuk KPR memang berbagai macam. Secara umum, syarat KPR adalah:

Syarat memperoleh KPR

  • WNI
  • Berpenghasilan tetap
  • Masa kerja minimal 2 tahun.
  • Usia minimal 21 tahun
  • Maksimal usia saat kredit lunas: 55 tahun.
  • Jumlah pembiayaan maksimal 80% sd 90% dari nilai total.

Dokumen yang diperlukan untuk KPR :

  • Fotokopi KTP (suami istri)
  • Fotokopi KK / Kartu Keluarga
  • Fotokopi Surat Nikah
  • Surat keterangan kerja dan slip gaji Asli
  • SK Pengangkatan pegawai terakhir atau Kartu Taspen (bagi pegawai negeri) ( asli ) atau
  • Ijazah terakhir asli
  • Fotokopi rekening Koran 3 Bulan terakhir
  • Fotokopi NPWP Pribadi / SPT PPH 21

Secara umum, ada beberapa dokumen yang perlu diurus selama beberapa hari. Sebaiknya, disiapkan semua sebelum mengajukan KPR. Juga, perlu membuat fotokopinya.

Jadi, ada 3 jenis dokumen yang diperlukan:

  • Dokumen pribadi

Termasuk KTP, NPWP, PBB dan juga kartu keluarga.

  • Dokumen penghasilan

Termasuk slip gaji dan juga rekening bank.

  • Dokumen surat – surat properti yang ingin dibeli.

Fotokopi sertifikat, IMB bangunan bersangkutan. Pembayaran PBB dan juga dokumen lain yang terkait dengan legalitas rumah yang Anda beli.

Jika Anda membeli di perumahan, maka developernya sudah bekerja sama dengan bank ( biasanya ). Jadi lebih mengecek keaslian surat – surat yang ada.

Kemudahan ini juga berlaku jika rumah masih indent. Bank yang tidak bekerja sama dengan Developer tidak berani membiayai rumah yang masih indent.

  • BI Checking Bersih

BI checking ini isinya tentang catatan kepatuhan Anda dan kelancaran membayar cicilan – cicilan yang ada sebelumnya.

Biasanya, jika ada catatan tunggakan, maka pinjaman akan ditolak oleh pihak Bank. Nah, jika amsih ada tunggakan pembayaran lain, maka sebaiknya diurus terlebih dahulu.

  • Ada Bukti Penghasilan

Biasanya, karyawan bisa menunjukkan slip gaji. Tetapi, pengusaha perlu mutasi rekening koran.

Nah, karena bekerja sendiri, akan lebih sulit bagi pengusaha untuk membuktikan sumber penghasilannya dibanding karyawan.

Jika Anda mengajukan kredit melalui bank dimana gaji dibayarkan, maka akan lebih mudah diterima kredit KPR nya.

  • Membayar Uang Muka

Nah, terlebih dahulu, Anda harus membayar DP rumah Anda terlebih dahulu. Sebelum DP dibayar, pinjaman belum akan dicairkan oleh bank.

Biasanya, DP berkisar di angka 10% sd 20%. Tetapi tidak salah jika Anda membayar DP lebih tinggi. Bisa mengurangi jumlah cicilan atau waktunya.

Ingat, secara umum, cicilan bunga flat berlaku hanya di tahun tahun awal. maksimal biasanya 3 tahun pertama. Setelahnya, cicilan akan naik setiap tahunnya.

Jadi, mengurangi cicilan atau waktu cicilan dengan membayar DP lebih tinggi disarankan juga.

Nah, setelah DP dilunai, maka ada bukti pelunasan uang muka yang diminta oleh Bank.

  • Ketentuan Pelunasan oleh Developer

Jikia nmembeli di developer, maka ada ketentuan pelunasan dengan pihak developernya. Biasanya, setelah DP selesai. Dan, pinjaman sudah turun.

Pelunasan ini perlu dilakukan dengan waktu yang sudah ditentukan. Jika terlewat, ada denda perhari.

Untuk cara pelunasannnya, ada dan dicantumkan dalam perjanjian jual beli ( PPJB ).

Jadi, silahkan mencari Bank terlebih dahulu sebelum membayar DP rumahnya.

  • DP Rumah dicicil

Apakah memungkinkan? Bisa jadi jika developernya setuju. Misalnya saja DP dicicil selama 2 tahun. Setelah lunas, bukti pelunasan / pembayaran disampaikan ke bank. Dan, KPR turun.

  • Bank KPR Bekerjasama dengan Developer

Secara umum, jika sertifikat belum jadi, maka bank hanya memberi fasilitas kredit ke Developer yang bekerja sama dengan mereka saja.

Pihak bank sendiri yang menghubungi developer untuk mengurus. Juga melengkapi surat – surat yang diperlukan. Selain itu, proses kredit dilaksanakan di kantor bank bersangkutan.

Untuk pihak developer, akan diminta surat komitmen untuk penyelesaian sertifikat ( SHM ).

Saat ini, banyak bank bekerja sama dengan dveloper. Mislanya KPR dari BCA, BTN, Mandiri dan sebagainya.

  • Biaya Provisi dan Admin

Ada biaya lain yang harus dibayarkan saat mengajukan kredit bank. Asuransi. Biaya ini ada disetiap peminjaman dari bank. Bukan hanya untuk KPR.

Untuk perumahan, ada premi asuransi kebakaran, asuransi jiwa dan biaya notaris.

Kesimpulan

Kredit untuk perumahan KPR memang menjadi andalan banyak orang. Saat ini harga lahan dan perumahan semakin mahal. Untuk membayar cash, semakin sedikit yang melakukannya.

Sayangnya, karena kurang memahami tata cara meminjam KPR, ada yang ditolak aplikasinya. Semoga, artikel cara supaya pengajuan KPR berhasil / lolos ini bermanfaat. Salam sehat dan sukses selalu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Anda membutuhkan jasa pembuatan website ? segera saja kontak lawang techno, lejitkan omset usaha anda dengan website dan rasakan ledakan profit bisnis anda

News Feed