by

Cara Memilih Manajer Investasi

-Bisnis-174 views

Manajer investasi untuk reksadana sangat penting perannya. Ia mengelola banyak uang dan dari banyak investor. Karenanya, perlu melihat berbagai hal sebelum memilih manajer investasi.

Sebagai investor, Anda tahu bahwa berinvestasi reksadana pada dasarnya beresiko. Padahal, uang Anda dikelola oleh manajer investasi. manajer ini perlu memahami cara berinvestasi yang benar, kompeten serta memahami peraturan pemerintah.

Selain itu, juga memiliki ijin resmi yang dikeluarkan oleh otoritas. Karena mengelola uang masyarakat, maka memerlukan ijin yang ketat.

Tugas Manajer Investasi

Manajer investasi atau MI adalah pihak pengelola investasi reksadana. Reksadana ini adalah dana bersama dari banyak investor. Karenanya, perlu ada pihak yang mengelolanya. Yaitu, MI atau Manajer Investasi.

MI akan menjalankan investasi sesuai dengan kebijakan yang sudah disetujui oleh investor dalam prospektus reksadana.

MI akan memutuskan mana instrumen investasi yang akan dipergunakan. Saham mana yang dipilih. Deposito atau obligasi yang akan dibeli. Kapan saham atau obligasi dijual. Berapa yang dijual. Berapa dana cash yang disimpan. Apa saham yang dibeli lagi. dan selanjutnya.

Untuk para investor, hanya menyerahkan atau pasrah kepada keputusan MI saja. Jadi, return atau imbal hasil investasi akan dipengaruhi kompetensi MI bersangkutan.

Tetapi, ada laporan setiap hari bursa untuk investor. laporan harian ini penting. Misalnya laporan naik atau turunnya harga saat ini dalam persen atau angka / nilai.

Cara perhitungannya, harus sesuai dengan kesepakatan supaya perhitungannya adil.

MI ini dibayar bersama – sama oleh para investor. Dan karena itulah, ada pemotongan biaya disana.

Besar pemotongannya, dicantumkan dalam prospektus reksadana. Jadi, bisa dibaca oleh semua calon investor.

Syarat dan cara menjadi Manajer Investasi

Pada saat lalu, yang berwenang atau otoritasnya adalah Bapepam. Kini, masuk ke OJK. MI ini mengumpulkan dan mengelola dana masyarakat. Dengan, jumlah yang besar menurut aturan. Jadi, harus mendapatkan ijin setelah memenuhi syarat yang ketat.

Sebelumnya, MI harus memiliki pengalaman, modal serta kompetensi dalam pengelolaan reksadana. MI yang baik, pastilah mendapat ijin. Bagi Anda, memilih MI yang pertama adalah melihat ijinnya. Kemudian, jika legal baru melanjutkan ke track record atau lainnya.

Cara menilai Manajer Investasi

Setelah menilai legalitas, maka yang penting kemudian, selalu sama. Hasil atau return yang diberikan.

Terus terang saja, investasi kan untuk mendapat untung. Bukan coba – coba. Dan, ketika rugi bilang, ah, ini kan mencari pengalaman.

  • Ijin

Ada ijin dari otoritas pasar modal. Sekarang, ada ijin OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Kita bisa melihat dalam prospektus reksadana. Ijin ini biasanya ada disana.  Kita bisa mengecek juga di daftar manajer investasi yang ada di OJK. Jika ada disana, maka MI ini legal.

Alamat websitenyaa; reksadana.ojk.go.id/Public/ManajerInvestasiList.aspx

Ada banyak daftar disana. Silahkan melihat apakah MI pilihan Anda ada di daftar tersebut.

  • Pengalaman atau catatan

Informasi ini ada di prospektus reksadana pada bagian / sub bagian MI. Ada deskripsi tentang pemilik, lama operasuional perusahaan hingga pengalaman tim yang ada.

  • Mengecek silang

Perlu juga melihat kembali di situs otoritas. Apakah MI pernah atau sering bermasalah. sedang bermasalah atau hal lainnya.

Kesimpulan

Memilih manajer Investasi tidaklah terlalu sulit. Tetapi juga tidak mudah jika ingin hasil atau return yang menggembirakan.

Bagaimanapun juga, reksadana adalah investasi yang beresiko. Jadi, perlu MI yang berpenmgalaman serta memiliki keahlian supaya investasi yang Anda tanamkan bisa iuntung.

Sekian tentang cara memilih Manajer Investasi untuk Investasi Reksadana. Semoga bermanfaat, salam sehat dan sukses selalu!.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Anda membutuhkan jasa pembuatan website ? segera saja kontak lawang techno, lejitkan omset usaha anda dengan website dan rasakan ledakan profit bisnis anda

News Feed